Web Stat
Tanya Disini
Home

Thanks, Coach Pikal!

MALANG - Setelah 66 hari menukangi skuadra Singo Edan sejak 24 November silam, Wolfgang Pikal resmi dinonaktifkan sebagai head coach Arema mulai Kamis (5/1) kemarin. Untuk sementara, nakhoda tim akan diambil alih Joko ‘Gethuk’ Susilo dengan dibantu asisten pelatih Kuncoro dan Dwi Sasmianto.
Perihal penonaktifan Wolfgang disampaikan langsung oleh manajemen dalam sesi konferensi pers di Kantor Arema, Jalan Sultan Agung 9 siang kemarin.
‘’Tanpa mengurangi rasa hormat dan persaudaraan di antara kedua belah pihak, kami (manajemen) resmi mengakhiri kerjasama dengan Coach Pikal. Untuk konsekuensi kontrak sudah kami bahas bersama dan akan tetap dipenuhi. Sembari menunggu siapa pelatih resmi yang akan memoles tim ini, sementara tim akan dipimpin Joko Susilo dengan didampingi Kuncoro serta Dwi Sasmianto,’’ terang Manajer Arema, Sunavip Ra Indrata, kepada wartawan, kemarin.

Keputusan mendepak pelatih yang akrab disapa Coach Wolf merupakan wujud komitmen manajemen klub berlogo kepala singa yang berjanji segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja tim seiring kegagalan memetik poin penuh di empat laga beruntun. Desakan Aremania yang menuntut pelatih berusia 44 tahun itu untuk segera angkat koper dari kandang singa, benar-benar dipenuhi.
Coach Wolf sendiri masih sempat mengkomando tim saat Charis Yulianto dkk melakoni uji coba kontra PS Ganthari di Lapangan Darul Ulum Kedungkandang, pagi kemarin. Manajemen baru menemui tactician berlisensi B UEFA tersebut usai pertandingan yang berakhir kemenangan Singo Edan dengan skor 6-0 tersebut.
‘’Tadi malam (Rabu malam, Red,) manajemen langsung melakukan rapat marathon untuk menentukan bagaimana kelanjutan tim setelah pertandingan lawan Persiram. Lalu tadi (Kamis pagi, Red.) sekitar pukul 10.00 WIB, kami kembali menemui Wolfgang Pikal untuk menyampaikan keputusan,’’ ujar manajer yang akrab dipanggil Indra ini.
Disinggung soal calon pengganti Coach Wolf, manajemen berjanji bakal segera mencari sosok suksesor der trainer yang sempat menjadi asisten pelatih timnas senior Indonesia itu dalam waktu dekat.
’’Kami terus mencari dan mempertimbangkan sosok pelatih pengganti yang paling tepat. Sejauh ini setidaknya sudah ada empat nama pelatih berpengalaman dalam pantauan kami. Manajemen berupaya memaparkan kondisi tim sebenarnya kepada siapa saja calon pelatih agar mereka lebih dulu mengerti,’’ lanjut pria asal Banyuwangi tersebut.
Manajemen sendiri tidak serta merta mendepak Coach Wolf  dari kandang singa. Pelatih kelahiran Wina, 1 November 1967 itu sempat ditawari jabatan strategis sebagai direktur teknik. Namun tawaran tersebut ditolaknya secara halus.
’’Kami tawari beliau sebagai direktur teknik. Bagaimanapun kami tahu beliau adalah pelatih yang cerdas dan berpengalaman menangani tim muda. Kami mengaggap ilmunya bisa banyak membantu untuk mengembangkan Akademi Arema. Namun beliau tidak bersedia dengan alasan sudah cukup lama melatih pemain junior dan ingin membesut tim profesional,’’ beber Direktur Utama Arema, Rudi Widodo pada kesempatan yang sama.
Menanggapi penonaktifan dirinya sebagai entrenador Singo Edan, Coach Wolf mengaku bisa menerima keputusan tersebut sebagai konsekuensi gagalnya tim meraih kemenangan di empat laga awal Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Pelatih yang mengantongi lebih dari 20 sertifikat kepelatihan ini cukup memaklumi derasnya tuntutan dari Aremania yang menginginkan dirinya lengser.
Dengan berbesar hati, mualaf yang telah menyandang status haji ini legawa melepaskan jabatannya sebagai head coach tim berlogo kepala singa. Urusan administrasi juga telah dibicarakannya dengan manajer tim.
’’Betul, saya sudah ketemu sama manajer dan saya mau mundur soalnya tekanan dari Aremania terlalu berat untuk saya. Manajer ok dan dia janji Arema ISL akan cepat selesaikan administrasi saya,’’ ungkapnya kepada Malang Post.
Mantan asisten Alfred Riedl itu juga menyampaikan permohonan maafnya kepada Aremania karena sudah dianggap gagal mengarsiteki tim.
’’Saya mohon maaf kepada Aremania karena belum bisa beri kemenangan. Insya Allah Arema ISL cepat bangkit dan lebih bagus lagi. Aremania sebenarnya luar biasa bagus. Salam satu jiwa!’’ pungkasnya.
Sementara itu, Joko ‘Gethuk’ Susilo yang sementara ‘naik pangkat’ mengaku siap mengemban tugas memimpin Seme Pierre Patrick dkk selagi tim belum mendapatkan figur head coach permanen. Mantan bomber Singo Edan era 1990-2000an itu sedianya menakhodai tim saat menjamu Sriwijaya FC, Minggu (8/1) lusa.
’’Saya siap diberi tanggung jawab ini karena memang manajemen masih mencari pelatih pengganti. Tekanan Aremania akan menjadi motivasi bagi segenap skuad untuk meraih kemenangan,’’ tandasnya. (tom)

sumber : malangpost

Last Updated (Friday, 06 January 2012 09:04)

 

Berita dan Artikel

article thumbnailMeiga, Hendro dan Dendi Resmi Ke Arema ISL?
21/02/2012 | Administrator

Skuad Arema Indonesia untuk kompetisi Indonesia Super Liga memang selama 2 hari ini menjalani liburan usai ditahan Persija 1-1 di kandang, meski aktivitas pemain libur namun tidak dengan geliat m [ ... ]


article thumbnailDuel Singo vs Macan Berakhir Imbang 1-1
20/02/2012 | Administrator

Pelatih Arema Indonesia Joko Susilo kembali menurunkan the winning team seperti saat melawan PSPS Pekanbaru. Formasi 3-5-2 kembali diusung oleh pelatih yang sebelumnya menjabat asisten pelatih te [ ... ]


Berita dan Artikel Lainnya
Search
Your Shopping Cart



KeranjangBelanja Anda masih kosong

   

SUPPORT

HP : 081252160073

Telp.: 0341-6530073

Jl. Danau Maninjau Barat B3 A48
Sawojajar - MALANG

 

Rek. BCA 0111865441
an. Havid Prawidianto

Rek. MANDIRI 144.00.1108337.2
an. Havid Prawidianto

Produk Terbaru
Rp. 65.000




Rp. 1.800.000




Rp. 135.000




Rp. 75.000




Rp. 75.000